Berbagai kejahatan, seribu rupa siluman rubah, sepuluh ribu keelokan tak tertandingi—aku tetap memelihara ketenangan hati. Segala keelokan dunia, kupandang hanya sebongkah tengkorak. Segala kejahatan dunia, kutebas dengan sebilah pedang. ******************** Inilah kisah seorang pemuda yang dirampas keberuntungan dan bakatnya sejak lahir. Demi membalas dendam pada nyonya agung keluarganya, ia menahan segala penghinaan dan beban berat, menekuni ilmu hingga merengkuh kesatuan antara Konfusianisme, Taoisme, dan Buddhisme, menapak menjadi dewa di tanah fana, menjadi guru agung segala alam, menguasai dunia arwah, manusia, dan dewa, hingga akhirnya seluruh makhluk suci bersujud di hadapannya.