Bab 56: Memperoleh Pohon Teh Pencerahan
Untunglah pada saat itu seorang kultivator tingkat Jindan lainnya meredakan suasana dan menawar, "Tiga juta sembilan ratus ribu."
Wang Changlin membalas, "Empat juta seratus ribu." Ia tidak bisa berat sebelah.
Hingga akhir penawaran, hanya para kultivator Jindan yang tersisa. Yang lain menaikkan harga lima puluh ribu atau seratus ribu setiap kalinya, sementara Wang Changlin selalu menaikkan dua puluh ribu tanpa ragu-ragu.
Para kultivator Jindan lama-kelamaan sudah terbiasa dengan kebiasaan Wang Changlin itu.
Wang Changlin pun tidak peduli. Ketika benar-benar menemui barang bagus yang diinginkan semua orang, satu-satunya cara adalah mengadu kekuatan batu spiritual. Setelah melampaui tujuh juta, para kultivator Jindan tampak kesulitan setiap kali menaikkan harga, namun Wang Changlin tetap tenang tanpa ekspresi.
Mencapai delapan juta, para kultivator Jindan lainnya mundur dari barisan penawar. Pohon teh pencerahan ini masih terlalu kecil; jika dibeli dan ditanam, ia baru benar-benar bisa dimanfaatkan setelah ribuan tahun lamanya, dan pada saat itu diri mereka sendiri mungkin sudah menjadi debu.
Menggali lubang kerugian yang besar demi urusan yang begitu jauh di masa depan rasanya tidak sepadan.
Melihat Wang Changlin dengan santai menyerahkan batu spiritual dan menerima kantong penyimpanan yang berisi pohon teh pencerahan tersebut, mereka mau tidak mau merasa iri dengan kekayaan dan kemurahan hatinya.
Mengenai niat untuk merampoknya, sama sekali tidak terlintas dalam benak mereka.
Semakin tua seseorang, semakin berhati-hati mereka. Belum lagi kultivator pihak lain lebih tinggi dari mereka berkat penampilannya yang menghamburkan jutaan batu spiritual tanpa ragu, kekuatan aslinya tentu jauh melampaui itu.
Apakah seorang kultivator tahap akhir Jindan memiliki sekte atau keluarga? Sebagian besar pasti punya, dan itu bukanlah sesuatu yang berani disinggung oleh para kultivator Jindan yang hadir dalam lelang hari ini.
Ia menanam pohon teh pencerahan di bawah Mutiara Kayu Hijau. Melihat aura yang terpancar dari Mutiara Kayu Hijau seolah-olah sebagian masuk ke dalam pohon teh pencerahan, pohon teh itu seketika tampak semakin memiliki kedalaman makna.
Sekilas saja sudah terlihat bukan barang sembarangan, bahkan meskipun saat ini ia masih berupa pohon kecil.
"Tiga Harta" yang berada di bawah Mutiara Kayu Hijau langsung menatap lekat-lekat ke arah pohon teh itu tanpa bisa mengalihkan pandangan, seolah-olah itu adalah tikus betina paling cantik di dunia.
Wang Changlin mendapati dalam ruang spiritualnya akhir-akhir ini bahwa tatapan "Tiga Harta" saat melihatnya menjadi semakin cerdas, dan komunikasi spiritual dengannya juga menjadi lebih lancar. Tampaknya ia telah memperoleh banyak manfaat dari aura yang dipancarkan oleh Mutiara Kayu Hijau.
"Darto" tampaknya terpengaruh olehnya, dan perlahan-lahan juga mulai menyukai tinggal di bawah Mutiara Kayu Hijau.
"Darto" datang menyusul di urutan kedua, menatap pohon teh itu dengan penuh renungan.
Elang Bulu Emas tingkat dua, Macan Tutup Hitam, dan "Duer" juga berdatangan, mengelilingi pohon teh tersebut.
Barang langka memang berbeda, manusia maupun makhluk buas dapat langsung terpikat pada pandangan pertama.
Ia mengatur mereka agar menjaga pohon teh dengan baik dan melarang siapapun merusaknya.
Kelak, jika makhluk hidup di dalam ruang spiritual semakin bertambah, ia perlu memasang sebuah susunan formasi terpisah untuk melindungi tanaman spiritual penting seperti pohon teh pencerahan ini.
Daun dari pohon teh pencerahan mengandung misteri Dao yang tak berujung, yang dapat membantu para kultivator dalam memahami Dao. Ketika para kultivator meminum atau merenungkan daun teh ini, mereka akan lebih mudah memasuki kondisi pencerahan mendadak, sehingga mampu memahami Dao langit dan bumi serta meningkatkan tingkat kultivasi mereka.
Semakin tua usia pohon teh, semakin baik pula khasiat daun tehnya.
Karena khasiatnya yang ajaib, setiap pohon teh pencerahan sangatlah berharga, dan setiap kali muncul selalu memicu peregutan dari berbagai pihak.
Pohon teh ini masih sangat muda, itulah sebabnya ia dijadikan sebagai harta karun penutup lelang oleh Gedung Yingman.
Menurut catatan kitab kuno, batang pohon teh yang sudah dewasa akan tampak kuno dan kokoh, dengan kulit kayu yang pecah-pecah merekah bagaikan sisik naga, penuh dengan aura agung dan kuno. Batangnya meskipun tidak terlalu tinggi, meliuk-liuk menjulang ke udara, menyerupai seekor naga bertanduk yang sedang melingkar beristirahat.
Konon, siapapun yang bisa mendapatkan pohon teh pencerahan adalah orang-orang yang memiliki keberuntungan besar.
Beberapa kultivator mengalami peningkatan kultivasi yang drastis berkat bantuan pohon teh pencerahan dan menjadi tokoh kuat di suatu wilayah; sementara kultivator lainnya mendapatkan perlindungan serta petunjuk karena memiliki ikatan takdir dengan pohon teh pencerahan tersebut.
Harta langka penutup lelang berikutnya kembali menarik minat semua orang.
Teknik Wayang tingkat dua. Secara teori, begitu berhasil dikuasai, itu berarti seseorang dapat memurnikan banyak wayang tingkat dua.
Meskipun teknik wayang sangat sulit untuk dikuasai dan membutuhkan bakat yang tinggi di bidang ini, serta bahan-bahan untuk memurnikan wayang sangatlah mahal, hal itu tetap tidak mampu meredam antusiasme dari berbagai keluarga dan sekte.
Jika sebuah keluarga atau sekte memiliki seorang talenta berbakat dalam pemurnian wayang yang berhasil menguasainya, maka hari kebangkitan keluarga tersebut telah tiba.
Begitu wayang tingkat dua berhasil dimurnikan, peningkatan kekuatan dan akumulasi kekayaan akan terjadi dengan sangat cepat, bahkan membina seorang kultivator Jindan dan menjadi keluarga atau sekte Jindan bukanlah hal yang jauh lagi.
Keluarga dan sekte yang memiliki kekuatan, bahkan beberapa kultivator independen terkenal, turut bergabung dalam barisan penawar.
Harga penawaran melonjak naik sepanjang jalan.
Beberapa keluarga dan sekte yang menyadari bahwa harga tersebut tidak sanggup mereka penuhi sendirian, langsung mengirimkan transmisi suara rahasia kepada perwakilan kekuatan yang bersahabat untuk bergabung dalam menaikkan penawaran, dengan prinsip mengamankan teknik wayang tingkat dua itu terlebih dahulu sebelum mendiskusikan urusan selanjutnya.
Yue Feng melihat suasana yang begitu sengit, hingga ia merasa sangat gembira dan membuat seruan lelangnya menjadi semakin keras dan penuh daya pikat.
Hal itu membuat Wang Changlin merasa sangat muram.
Namun ia juga tidak boleh melewatkannya, dan akhirnya berhasil merebut teknik wayang tingkat dua tersebut dengan harga tujuh juta dua ratus ribu.
Sebelumnya ia sudah memiliki teknik wayang tingkat satu, kelak ketika tingkat kultivasinya semakin tinggi, ia bisa meluangkan waktu untuk memurnikannya.
Mengenai apakah dirinya memiliki bakat di bidang tersebut, Wang Changlin sama sekali tidak pernah merasa khawatir.
Lelang kali ini sekali lagi membuat orang-orang menyaksikan kekuatan finansial yang luar biasa dari seorang kultivator Jindan yang memiliki banyak sumber kekayaan.
Harta penutup lelang yang terakhir adalah sebutir Pil Perpanjangan Usia tingkat dua kualitas superior, yang mampu memperpanjang umur seorang kultivator selama lima puluh tahun, dan kembali memicu perebutan di antara orang banyak.
Benda ini sama sekali tidak menarik bagi Wang Changlin. Masalah umurnya sendiri belum menjadi persoalan, dan ketika ia membutuhkannya kelak, ia sepenuhnya mampu memurnikannya sendiri atau merogoh kocek dalam-dalam untuk membeli pil perpanjangan usia yang lebih tinggi tingkatannya.
Sebaliknya, fakta bahwa pil perpanjangan usia tersebut terjual dengan harga enam juta berhasil membuatnya tertegun sejenak—ini adalah ladang usaha yang sangat menjanjikan!
Resep pil perpanjangan usia tingkat satu sudah berada di tangannya, dan bahan obatnya pun pada dasarnya sudah lengkap. Sementara itu, pil perpanjangan usia tingkat dua membutuhkan jenis bahan obat yang lebih banyak serta persyaratan usia tanaman yang lebih tinggi.
Ia harus segera mempercepat pengumpulan resep pil dan bahan obat, menanam serta membudidayakannya lebih awal, sehingga kelak ketika teknik alkimianya meningkat, ia bisa langsung memurnikannya.
Ia ingin memberikan sebutir kepada ibunya terlebih dahulu. Masih belum pasti apakah ibunya bisa menembus tahap pembentukan fondasi, jadi ia akan menggunakan pil perpanjangan usia untuk memperpanjang umurnya terlebih dahulu, baru kemudian mencari cara untuk membantunya menembus tahap pembentukan fondasi.
Begitu bisa diproduksi secara massal, ia akan membagikan sebagian kepada para leluhur keluarga yang memberikan kontribusi besar sebagai bentuk terima kasih atas pengabdian mereka kepada keluarga.
Anggota keluarga yang sudah berusia lanjut dan berada di tingkat sepuluh pemurnian Qi juga akan diberikan sebagian untuk melancarkan sirkulasi darah, menghilangkan stasis, serta melemaskan otot dan tulang, sebelum kemudian dibantu menembus pembentukan fondasi menggunakan Pil Pembentukan Fondasi kualitas superior.
Keluarga biasa tentu saja tidak akan rela merelakan pil perpanjangan usia untuk digunakan pada para kultivator pemurnian Qi semacam itu.
Namun ia bisa melakukannya.
Setelah menelaah kitab-kitab alkimia di tangannya, ia mengetahui bahwa pil langka seperti pil perpanjangan usia ini, selain bahan obatnya yang sulit dikumpulkan dan persyaratannya yang tinggi pada usia tanaman, juga menuntut standar yang sangat tinggi pada teknik alkimia. Seseorang harus menguasai teknik alkimia satu tingkat lebih tinggi daripada tingkat pil tersebut agar bisa memurnikannya, dan tingkat keberhasilan jadinya pun sangat rendah.
Pil Perpanjangan Usia tingkat dua kualitas superior membutuhkan teknik alkimia tingkat tiga tahap awal baru bisa dimurnikan.
Sepertinya peningkatan teknik alkimia harus dipercepat. Profesi alkemis yang memiliki prospek "kekayaan" yang begitu besar ini memberikan motivasi tambahan bagi Wang Changlin.
Sikap acuh tak acuh Wang Changlin terhadap pil perpanjangan usia ini membuat spekulasi orang-orang mengenai identitasnya kembali melambung ke dalam khayalan tanpa batas. Latar belakang kultivator tahap akhir Jindan ini ternyata memang tidak kecil; ia bahkan sama sekali bergeming terhadap pil perpanjangan usia yang mampu memperpanjang umur selama lima puluh tahun.
Hal itu menyiratkan bahwa kekuatan di balik punggungnya memiliki pil perpanjangan usia yang lebih tinggi tingkatannya, dan latar belakangnya pun dapat dilihat betapa kuatnya dari sini.
Lelang telah berakhir; beberapa kultivator pergi dengan tergesa-gesa, sementara yang lain ragu-ragu untuk waktu yang lama dan memilih untuk tetap tinggal di kota pasaran.
Beberapa waktu setelah lelang berakhir, pertumpahan darah di luar pulau akan meningkat secara drastis, dan entah berapa banyak kultivator yang akan mengorbankan nyawa mereka demi merebut harta karun.
Ia menyapu pandangannya ke sekeliling pada tatapan-tatapan yang mengintai secara diam-diam.
Ada rasa serakah, cemburu, takut, dan iri.