Bab Seratus Tiga Puluh Satu: Pertemuan dengan He Ming
"Ha, satu lagi harta karun." Suara itu menggema, menarik perhatian semua orang yang menoleh dan mendapati sebuah benda bersinar keemasan berada di tangan seorang pemuda.
"Itu Pena Ukir Roh!" Lin Xu langsung mengenali benda bercahaya itu dan merasa sangat gembira.
"Jangan direbut sekarang," bisik Han Xiaoqi. Lin Xu mengangguk setuju. Saat ini pertempuran sedang sengit, dia akan menunggu hingga energi yuan mereka terkuras atau mereka saling melukai sebelum turun tangan.
Tak lama kemudian, beberapa benda lain ditemukan di dalam istana yang luas itu, memicu perpecahan pertempuran menjadi beberapa kelompok. Namun, kelompok yang memperebutkan Pena Ukir Roh adalah yang paling sedikit jumlahnya, karena benda semacam itu hanya berguna bagi seorang Perancang Roh. Bagi yang lain, benda itu tidak terlalu berarti, dan mereka yang terlibat pun hanya mengincarnya karena nilai jualnya yang tinggi.
"Sudah waktunya, ayo kita bergerak." Lin Xu melihat hanya ada tiga orang yang tersisa di medan tempur itu. Jika tidak segera bertindak, benda itu akan jatuh ke tangan orang lain.
Bum!
Tepat saat Lin Xu hendak bergerak, sesosok bayangan muncul bagaikan pedang terbang, melepaskan gelombang kekuatan roh yang dahsyat hingga memukul mundur orang-orang di sekitarnya.
"Kekuatan roh yang sangat kuat!" seru Lin Xu takjub. Kekuatan ini bahkan membuatnya merasa ngeri; ini jelas merupakan kekuatan yang hanya bisa dikeluarkan oleh seorang Perancang Roh tingkat tiga.
Ternyata ada Perancang Roh tingkat tiga di sini? Dan dia masih sangat muda!
Namun, Lin Xu tidak mundur. Jika dia tidak bertindak sekarang, lawan akan membawa pergi Pena Ukir Roh itu. Meskipun lawannya adalah seorang Perancang Roh tingkat tiga, Lin Xu harus bertarung, karena dia sendiri pun adalah seorang Perancang Roh tingkat tiga.
Wung!
Kekuatan roh meledak. Dengan satu teriakan, Lin Xu membentuk pedang besar di depannya. Itu adalah Pedang Bayangan Pikiran yang dipadatkan dari kekuatan roh. Teknik bela diri ini sudah dikuasai Lin Xu dengan sangat mahir, sehingga ia bisa mengeluarkannya dengan mudah.
Seolah merasakan kekuatan roh yang datang dari belakang, pemuda itu mengeluarkan suara terkejut. Ia kemudian melepaskan kekuatan roh yang tak kalah dahsyat, membentuk pedang panjang yang meluncur ke arah Lin Xu.
Duar! Duar! Duar!
Pedang Bayangan Pikiran beradu dengan pedang roh lawan, menciptakan gelombang kejut kekuatan roh. Orang-orang di sekitar seketika merasakan pikiran mereka kosong dan disusul rasa sakit yang hebat di kepala. Tekanan dari kekuatan roh itu kini tampak nyata bagi mereka.
Syu!
Sesosok bayangan berpakaian biru melesat cepat. Dengan langkah yang anggun, Pedang Cahaya Roh Qing menusuk membentuk busur sempurna di udara, memaksa salah satu lawan melepaskan pegangannya pada Pena Ukir Roh. Han Xiaoqi kembali beraksi, dan dalam satu putaran langkah, dia berhasil merebut pena tersebut, menyimpannya ke dalam kantong penyimpanan, lalu segera kembali ke sisi Lin Xu.
Gerakan yang begitu mulus dan cepat itu membuat semua orang terpaku. Baru setelah Han Xiaoqi berada di sisi Lin Xu, mereka sadar bahwa Pena Ukir Roh telah dicuri.
Namun, tidak ada satu pun yang berani maju. Mereka telah menyaksikan pertarungan antara Lin Xu dan pemuda tadi; keduanya terlalu kuat.
Kekuatan roh perlahan mereda. Lin Xu dan pemuda itu saling berpandangan. Wajah Lin Xu seketika berubah; dia mengenal orang ini.
"Lin Xu, ini kau?!" Sambil mengertakkan gigi, kebencian memancar dari lubuk hati pemuda itu. Niat membunuh mulai menyebar, membuat siapa pun yang merasakannya merasa kedinginan.
Orang-orang lainnya segera menjauh. Tekanan kekuatan roh itu terlalu berat bagi mereka yang hanya berada di tingkat Yin Yuan. Kini mereka hanya bisa menonton dari jauh, menunggu Lin Xu dan pemuda itu saling melukai agar mereka bisa merebut Pena Ukir Roh nanti.
"He Ming, tak kusangka bertemu denganmu di sini, apalagi mengetahui kau adalah seorang Perancang Roh." Lin Xu sangat terkejut. Dahulu di Kota Qiongzhou, keluarga He dan keluarga Lin termasuk di antara tiga keluarga besar, namun keluarga He dimusnahkan oleh keluarga Lin, dan He Ming berhasil melarikan diri. Tak disangka, mereka bertemu kembali di tempat ini.
Lin Xu tahu betul bakat kultivasi lawan. Meskipun tidak lemah, He Ming tidak bisa dibandingkan dengannya. Namun, bakat roh ini adalah sesuatu yang sama sekali tidak terduga oleh Lin Xu.
Bukankah saat He Ming melarikan diri dulu dia belum menjadi seorang Perancang Roh? Mengapa sekarang dia sudah mencapai tingkat tiga? Apakah bakatnya dalam merancang roh benar-benar semenakutkan itu?
Memikirkan hal itu, Lin Xu merasa ngeri. Jika demikian, bukankah masa depan He Ming akan tak terbendung?
"Aku pun tidak menyangka kau juga seorang Perancang Roh tingkat tiga. Tapi kau pasti baru saja mencapai tingkat tiga, bukan? Ha, karena sudah bertemu, aku akan melunasi hutang masa lalu sekarang. Setelah itu, aku akan membantai seluruh anggota keluarga Lin-mu. Tenang saja, tak lama lagi aku akan mengirim seluruh keluargamu ke neraka untuk menemanimu," teriak He Ming dingin dengan mata merah menyala.
Ekspresi Lin Xu perlahan menjadi serius. Lawannya bukan lagi He Ming yang dulu. Dia bukan hanya memiliki dendam kesumat, tetapi yang lebih mengerikan, dia adalah seorang Perancang Roh tingkat tiga—seseorang yang bahkan membuat Lin Xu merasa terancam.
Keduanya segera melepaskan kekuatan roh mereka. Pedang Bayangan Pikiran kembali terbentuk, kali ini jauh lebih kuat dari sebelumnya karena Lin Xu sadar lawannya adalah seorang Perancang Roh tingkat tiga.
"Kapak Lingxiao!" He Ming mengerutkan kening, penuh niat membunuh. Kekuatan rohnya seketika membentuk kapak raksasa yang kemudian diayunkan ke arah Lin Xu.
Kekuatan kapak raksasa itu menghancurkan Pedang Bayangan Pikiran milik Lin Xu. Kekuatan roh yang dahsyat menghantam Lin Xu; teknik bela diri ini ternyata sangat kuat!
Kepalanya berdenging. Lin Xu melepaskan gelombang kekuatan roh yang besar, menciptakan segel emas di depannya. Segel itu seukuran telapak tangan, berkilau keemasan, dan memiliki kekuatan luar biasa. Setelah berteriak, segel emas itu melesat dan menghantam Kapak Lingxiao.
Duar!
Tabrakan dua kekuatan roh itu menimbulkan suara dentuman keras. Namun, keduanya tak mempedulikan hal itu; pandangan mereka terkunci satu sama lain, mengendalikan teknik bela diri mereka dengan kekuatan roh.
Krak!
Kapak Lingxiao hancur berkeping-keping, dan kekuatan roh di sana perlahan memudar. Sebelum Lin Xu sempat bernapas lega, dia mendengar teriakan He Ming, "Lin Xu, matilah kau!"
Begitu kata-kata itu terucap, kekuatan roh yang lebih liar meledak dari tubuh He Ming. Kekuatan ini sangat dahsyat, bahkan Lin Xu yang berada di bawah tekanan itu merasa sangat ketakutan, hingga nyaris tak bisa bernapas.
"Penghancur Matahari Ekstrem!"
He Ming berteriak. Kebenciannya terhadap Lin Xu kini tak lagi bisa dipadamkan; dia hanya ingin Lin Xu mati!
Di bawah tekanan kekuatan roh yang luar biasa ini, untuk pertama kalinya Lin Xu menunjukkan raut wajah ketakutan. Dia tahu, dirinya pasti tidak akan mampu menahan kekuatan ini!